
Memasuki awal bulan desember adalah hari yang dinanti kalangan elit politik dan beberapa oposisi dalam suatu rezim. Ada sebuah momentum yang bisa menjadi peluang demi kepentingan beberapa golongan untuk memperburuk citra suatu rezim dan seorang pemimpinnya. hari itu adalah tanggal 9 desember, di saat dunia merayakan hari anti korupsi.
hari yang seharusnya diperingati dan di maknai sebagai hari dimana suatu pemerintahan harus terbebas dan bersih dari KORUPSI. Namun karena hari anti korupsi ini di manfaatkan untuk melemahkan rezim, maka banyak dari tokoh elit dan oposisi yang akan memanfaatkan peluang ini untuk mencari keuntungan dari lemah dan bodohnya intelektual mahasiswa, yang memaknai hari anti korupsi ini dengan demonstrasi. baik.. demokrasi adalah sesuatu hal yang baik dan benar untuk sebuah perjuangan, namun mahasiswa hendaklah berpikir kritis!! waspadai isu demonstrasi yang menaikkan golongan suatu partai atau seorang elit politik!
Wednesday, December 1, 2010
GELOMBANG PRAGMATIS...!!!
memang tak bisa dipungkiri bahwa organisasi mahasiswa sebagai sayap partai masih merebak di indonesia, dan jelas dari organisasi itulah yang nantinya akan membawa isu titipan dari partai oposisi pemerintahan/elit politik yang sedang giat menyusun rencana menarik perhatian masyarakat demi pergantian penguasa pada PEMILU 2014 nanti. Tak bisa dipungkiri Rezim sekarang adalah rezim yang belum bersih dari KORUPSI,bahkan kasus KORUPSI seakan lamban untuk disikapi, tidak sesuai dengan janjinya saat berkampanye yang akan memberantas habis korupsi, namun pada kenyataannya berbagai kasus korupsi yang sudah diperjelas badan pemberantas korupsi, sangat lamban di tanggapi, bahkan badan pemberantas korupsi tersebut seakan dikoptasi dan di jerat geraknya agar tidak mampu menyelidiki kasus-kasus korupsi yang lainnya. KOndisi itulah yang nantinya akan dipakai oposisi untuk menjatuhkan nama baik pemerintahan. Sekilas tampak baik dan berpihak kepada RAKYAT tertindas, dengan ikut menyuarakan perlawanan terhadap korupsi, namun sebenarnya adalah POLITIK MENCARI UNTUNG yang mereka (oposisi)lakukan. politik mencari SIMPATI masyarakat agar dirinya (oposisi) terpilih dalam PEMILU 2014 nanti. INGAT ORBA..!! dimana BOS BESAR saat itu melakukan pembangunan dimana-mana, sekilas sangat menolong rakyat dalam modernisasi,sehingga bertahun-tahun mendapat simpati rakyat dan dukungan memenangkan PEMILU (terlepas dari manipulasi hasil PEMILU yang dilakukan). namun ternyata dana yang di gunakan untuk pembangunan itu adalah hasil dari utang terhadap luar negeri, sehingga rakyat miskinlah yang kelak membayar utang dari rezim ORBA tersebut. namun kebanyakan rakyat menilai rezim ORBA-lah yang terbaik daripada REZIM-REZIM sekarang.karena ORBA membuat bodoh rakyatnya, banyak represifitas yang dilakukan, terlalu banyak BOROK yang belum diungkapkan, sehingga rakyat menilai ORBA-lah yang terbaik. KITA tinggalkan ORBA dan BOROKNYA, kita kembali ke ORBA paling BARU sekarang,REZIMnya seorang dengan basic MILITER namun bermental PENARI BALET, bos militer yang menjadikan PASUKAN MILITER INDONESIA PENGANGGURAN setelah beberapa waktu yang lalu negara yang dipimpinnya DIHINA negara tetangga yang sudah bisa SOMBONG sekarang( padahal dulu sangat menbutuhkan indonesia, tapi sekarang masyarakat indonesialah yang membutuhkannya, salah satu nya dengan menjadi TKW/TKI yang rela disiksa). AKAN banyak yang bisa diungkap terkait kegagalan rezim sekarang, namun yang perlu diperTEGAS adalah peran oposisi yang MENGKRITISI KEGAGALAN tersebut, apakah atas nama rakyat? atau hanya mencari KEUNTUNGAN semata?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment
what about U?