Pasca Aksi AMPB, Mari Kita Lakukan Kemestian sebagai Rakyat
Aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang dipimpin oleh Botok pada 27 Agustus 2026 menyisakan desas-desus diruang publik. Apakah rakyat menang? Ataukah justru pejabat korup yang bersulang? Sorotan terkait aksi AMPB tersebut adalah akses kemudahan dari anggota DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) yang saat itu dipimpin Dasco (kader partai Gerindra) untuk melakukan mediasi dengan perwakilan massa demi menyerap aspirasi. Setelah mendapatkan hasil dari mediasi, massa AMPB membubarkan diri dan langsung pulang ke Pati. Namun, sesaat kemudian diluar gerbang DPR RI kelompok massa lain datang melakukan orasi dan eskalasi menjadi aksi ricuh hingga larut malam. Sorotan lain adalah kekecewaan pihak yang menilai surat hasil mediasi AMPB dengan DPR RI terkait Rancangan Undang Undang (RUU) Perampasan aset kurang jelas secara substansi dan dikhawatirkan itu menjadi senjata untuk menggebuk rakyat melalui pasal multitafsir, hingga memunculkan opini liar...